Press "Enter" to skip to content

Tips and trik berjualan merpati

Ini cuma opini pribadi ya, jangan dianggap sentilan. Syukur kalo dianggap masukan. Kadang suka sedih aja liat pemain jualan tapi sepi respon.


Kalo menurut saya, maind set nya yg kurang ngepas. Coba liat kandang yg sudah ngepas, udah nemu celahnya… anteng aja dia jualan. Hampir semua kandang itu jualan, hanya tehnik jualanya beda-beda.

Sampai ada dialog begini,”Pak saya ga jual merpati lho… “ Lawan bicaranya cuma nyaut santai,”Ga jual itu kan kalo harganya ga cocok…” Dapet ya gambarannya ?

PASARNYA KECIL

Sekarang kita masuk ke pasar merpati pos itu sendiri. Merpati pos itu ‘hobi’, artinya pasarnya kecil, sempit. Akan lebih efektif kalo pakai strategi ceruk pasar (nice market).

Namanya menggarap ceruk, maka pendekatannya jadi sedikit berbeda. Ga bisa pakai cara ‘hard sell’ kalo mau menembus segmen atasnya. Misalnya pajang piyik, pajang pedigree, pasang bandrol, share kesana-kemari.

Dikasih tekanan ; Siapa cepat dia dapat. Pendekatan langsung kaya gini ga kena kalo segmennya papan atas. Ini yg kadang kita terjebak pada pikiran bahwa merpati itu komoditi.

Kalo masih berpikir komoditi berarti dihitung volumenya, dihitung kiloan, mainnya kuantitas bukan selisih margin lagi. Karena komoditi ga ada value lebihnya.

Kenapa orang harus bayar lebih kalo hanya sekedar merpati pos saja. Lho kan anak juara, keturunan juara, bisa lebih dong harganya ? Kalo cuma sekedar menyulam pedigree anak SMP juga bisa asal uang jajannya banyak.

TRAH JUARA

Tinggal beli sepasang burung bagus, anakin, pasti pedigree-nya mengkilap. Punya burung juara itu bagus buat ‘icon’ kandang. Icon ini bisa dipakai buat penetrasi pasar pada tahap awal.

Tapi saat melakukan branding, jangan ke arah burung juaranya. Kalo burung itu mati atau dibeli orang, maka kandang jadi merangkak lagi dari awal. Karena selama ini kandang hidup di bawah bayang-bayang burung juara tadi.

Kandang-kandang yg anteng dan adem ayem itu pada melakukan soft sell. Ga usah posting piyik dijual, ga usah posting pedigree, ga usah tiap hari jualan.

Sebulan bisa jual beberapa ekor sudah sangat cukup. Karena setara dg puluhan ekor merpati pos biasa. Dalam soft sell, teorinya ada 2 point penting yg dijalankan, membangun reputasi dan membangun relasi.

Kalo keduanya sudah berkembang dg baik harga bukan isu lagi, tinggal cari yg cocok. Frekuensi sama, deal….

Please follow and like us:
error