Press "Enter" to skip to content

Mengobati merpati cidera saat lomba/latihan

Kadang terjadi insiden merpati kita tarung dengan teman sekandangnya sampai babak belur. Ini berisiko merpati kita jadi sakit berlanjut. Bagaimana mengobatinya?

Beri betadin pada luka-lukanya untuk mencegah terjadinya infeksi. Secara tradisional bisa juga diberi kopi hitam.

Tentu bagian-bagian tubuh merpati ada yang mengalami bengkak-bengkak. Bagian yang bengkak bisa dikompres dengan air dingin. Kalau pake air hangat akan tambah bengkak karena pembuluh darah melebar.

Tapi sebaliknya, otot-otot yang tegang karena pertarungan baiknya dikompres air hangat, bisa juga dicampur sereh/kamijara.

Pengobatan dari dalam bisa diberi Tieh Ta Wan, digelintir sebesar jagung dan diberikan selama 3 hari atau sampai bengkak-bengkak kempes. Saya tidak merekomendasikan obat/atau jamu yang memacu vitalitas karena itu akan meningkatkan stress metabolik.


Kondisi tubuh setelah bertarung bisa mengalami drop, sistem kekebalan tubuh saat tarung memang meningkat, tapi bisa jadi turun drastis setelah itu. Saat itulah rawan terjadinya infeksi bakteri baik yang nempel di lukanya maupun dari lingkungan sehingga Merpati rawan sakit. Oleh karena itu sebaiknya diberi antibiotik profilaksis (pencegahan) selama 5 hari.

Biarkan merpati tetap di kandang bersama pasangannya, jangan dipisah. Ini untuk mengurangi stress yang terjadi setelah pertarungan dan cedera.

Beri nutrisi yang lunak dan bergizi tinggi seperti Voer agar tubuh mendapat asupan yang baik dan cepat dicerna dan menjadi zat pemulihan tubuh.


Jangan lupa beri vitamin yang bagus dengan kandungan yang lengkap. Ini akan mempercepat pemulihan.

Bila ada tips lain dari rekan-rekan, kita obrolkan di kolom komen ya? Ditunggu.

Semoga bermanfaat.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.