Tuesday 23rd October 2018,
Merpati.org

Manfaat umbi teki untuk merpati

Manfaat umbi teki untuk merpati

Rumput teki adalah tanaman yang tumbuh subur di Indonesia, Rumput teki lebih dikenal sebagai gulma pengganggu tanaman pertanian karena rumput teki adalah jenis rumput yang sangat mudah tumbuh.

Cyperus rotundus (C. Tuberosus) atau akar teki merupakan salah satu rumput yang memiliki fungsi herbal.Rumput Teki (Cyperus rotundus .L) atau terkadang disebut Teki, Mota, Koreha wai, Rukut Teki.

Rukut Wuta adalah rumput palsu (batang segitiga) yang dapat hidup sepanjang tahun dengan ketinggian 10 sampai dengan 75 cm.

Tanaman ini biasanya tumbuh liar di kebun, ladang ataupun tempat lain dengan ketinggian sampai 1000 m dari permukaan laut.

Tanaman ini mudah dikenali karena bunga-bunganya berwarna hijau kecoklatan, terletak di ujung tangkai dengan tiga tunas helm benang sari berwarna kuning jernih, membentuk bunga-bunga berbulir, mengelompok menjadi satu berupa payung.

Ciri khasnya terletak pada buah-buahnya yang berbentuk kerucut besar pada pangkalnya, kadang-kadang melekuk berwarna coklat, dengan panjang 1,5 – 4,5 cm dengan diameter 5 – 10 mm.

Daunnya berbentuk pita, berwarna mengkilat dan terdiri dari 4-10 helai, terdapat pada pangkal batang membentuk rozel akar, dengan pelepah daun tertutup tanah.

Pada rimpangnya yang sudah tua terdapat banyak tunas yang menjadi umbi berwarna coklat atau hitam.

Rasanya sepat kepahit-pahitan dan baunya wangi. Umbi-umbi ini biasanya mengumpul berupa rumpun.

CARA MENGOLAH UMBI TEKI

Ada dua macam cara mengolah tanaman ini agar menjadi OBAT ATAU JAMU untuk merpati kita.

Memang untuk sebagian orang atau pemain sangat sulit memperoleh tanaman ini, akan tetapi di daerah Jawa hampir semua daerah memiliki tanaman ini.

Ciri-ciri tanaman ini baunya sangat ciri khas bahkan beberapa wiraswasta menggunakan tanaman ini sebagai bahan dasar produk mereka dikarenakan tanaman ini lebih memiliki kandungan doping

Akar teki mengandung beberapa zat gizi walaupun dalam jumlah sedikit seperti lemak, gula, karbohidrat, serat, amilum, alkaloid dan mineral kalsium, magnesium dan mangan.

Selain itu mengandung fitokimia flavonoid, tanin, saponin Patchoulenone, Pektin, Polifenol, Rotundene, Rotundenol, Rotundone, Selinatriene , sitosterol, stearat asam, Sugeonol, dan Sugetriol.

Terdapat zat kimia yang utama yaitu sesquiterpene yang memiliki nilai medis sangat baik. Manfaat herbal akar teki banyak disebut dalam kitab medis ayuvreda dari India, Cina, Indonesia hingga suku aborigin di Australia.

Akar teki juga dipergunakan di Mesir kuno, Yunani dan di tempat lain sebagai aromatik dan untuk memurnikan air. Itu digunakan oleh dokter Yunani kuno Theophrastus, Pliny the Elder, dan Dioscorides baik sebagai obat-obatan dan parfum.

Kandungan Kimia Yang Dimiliki Rumput Teki:

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa umbi (rimpang) rumput teki ini mengandung alkaloid, glikosida jantung, flavonoid dan minyak menguap sebanyak 0,3-1% yang isinya bervariasi, tergantung daerah asal tumbuhnya.

Akar yang berasal dari Jepang berisi cyperol, cyperene I & II, alfa-cyperone, cyperotundone dan cyperolone, sedangkan yang berasal dari China berisi patchoulenone dan cyperene.

Minyak essensial yang diperoleh dari umbi rumput teki ini mengandung sedikitnya 27 senyawa yang terdiri dari seskuiterpen, hidrokarbon, epokside, keton-keton, monoterpen dan alifatik alkohol serta beberapa senyawa lain yang belum dapat diidentifikasi

Manfaat umbi teki untuk merpati

Umbi teki terkenal dikalangan pemain merpati sebagai campuran jamu untuk penambah tenaga pada saat merpati dilombakan, selain itu umbi teki juga bisa  untuk mengatasi gangguan fungsi pencernaan pada merpati.

Selain kegunaan untuk campuran jamu, umbi teki juga bisa sebagai penghilang rasa sakit atau nyeri pada merpati.
Untuk melihat efektifitas tanaman ini penghilang rasa sakit digunakan mencit yang disuntik dengan ekstrak etanol dari umbi(rimpang) tanaman ini.

Ternyata efek penghilang rasa sakit dari senyawa triterpen IV B yang dipunyai tanaman ini pada 5 mg/Kg BB mencit sebanding dengan pemberian obat modern penghilang rasa sakit yaitu asam asetilsalisilat pada dosis 30 mg/kg BB mencit.

Berdasarkan uraian diatas , penggunaan secara tradisional tanaman ini dalam mengatasi rasa sakit yang menyerang dikala menstruasi dapat dimengerti secara ilmiah.

Tersedia Jamu ginseng teki:

Jual Jamu burung merpati tinggian ginseng teki

Please follow and like us:

About The Author

Breeder Platinum Pigeon Farm, Praktisi permainan merpati kolongan di Jakarta, Aktif bermain dibeberapa kolongan seputaran jakarta dan bekasi. Selain aktif dilapangan juga aktif menulis artikel tentang Permainan merpati. CP: 081290596498

Leave A Response