Tuesday 23rd October 2018,
Merpati.org

Cara melatih piyikan merpati kolong

Cara melatih piyikan merpati kolong

MELATIH PIYIK HINGGA MENJADI PLAYER HANDAL. Saya akan menulis tahap demi tahap metode pelatihan yg saya terapkan menurut pengalaman pribadi yg mungkin bisa saja berbeda dengan cara yg di terapkan kawan2 saat melatih piyik, Perbedaan pendapat adalah hal yg lumrah justru karena perbedaan inilah wacana semakin terbuka dengan adanya sudut pandang yg berbeda. Maka pilihan dan pertimbangan serta keputusan pun berlaku dan cara terbaiklah yg nantinya akan terpilih untuk di adopsi. Dari berbagai cara dan tahapan demi tahapan serta Proses pelatihan tersebut adalah sebagai berikut:

1. PIYIK BERAG/BEGER (Siap di Jodohkan)

2. PROSES PERJODOHAN

3. GIRING PERTAMA (Tahap Pengenalan Ke Betina)

4. GIRING KEDUA (Tahap Fokus ke Betina)

5. GIRING KE TIGA (Tahap Fokus Ke Lapak) 6. ENGKEL (Terbang sendiri) 7. TERBANG GANDENG



Rangkuman di Atas adalah Cara serta proses yg kita alami dalam menjadikan player handal dan akan saya ulas 1/1 demi mempermudah pembaca mencerna maksud dan bahasa yg saya sampaikan untuk itu mari kita mulai dari awal

1. PIYIK BERAG/BEGER (Siap di Jodohkan) Pada umumnya saat piyik lar jawat sisa 4 kondisi burung sudah berag ada yang benar2 matang beragnya ada pula yg belum dan pada lar 4 tersebut biasanya kondisi bulu mabung yang saya lakukan adalah mencabut bulu ekornya terlebih dulu Tujuan mengkondisikan nantinya saat giring pertama ekor sudah tumbuh rapih. Pada saat bulu rapih dan tingat berag semakin meningkat si PIYIK sering di jemur barang 2 atau 3 jam secara bertahap menurut kemampuan piyik menerima panas Mata Hari.

2. PROSES PERJODOHAN a) Begitu PIYIK beragnya sudah tidak galak artinya Gairahnya pada BETINA sudah matang siapkan betina yg benar2 dewasa dalam Kondisi Produtif (bulu rapih siap nelor) serta nelornya tepat dan sudah lenjeh (janda lama)

b) bila dalam proses perjodohan menemui kendala si PIYIK tak merespon kehadiran betina karena tak suka Berikan Betina yg iya suka atau warnanya mirip Induk atau Babuan yg Melolohnya itu untuk mempercepat dan mempermudah perjodohan

c) Mandikan keduanya dan masukan bersama dalam satu kandang jemur semoga keduannya cepat jodoh dengan setelah kering di masukan bersama dalam satu Pagupon atau besek pada sore setelah di kasih makan atau malam hari biarkan keduanya bermesraan dan macek dalam kurungan atau tempat yg sudah di sediakan untuk macek ingsya Allah setlah 3 atau 4 hari burung sudah Giring

3. GIRING PERTAMA (tahap Pengenalan Ke Betina) Untuk tahap ini saya hanya melakukan pemanasan kecil dirumah hanya untuk memperkenalkan si PIYIK pada betinanya jadi tahap ini tidak perlu di bawa kelapak Memanasi2 si PIYIK dengan Membekurkan Betina pada pejantan lain dan sedikit angkat jujung (Us Ap) agar Otot2 Sayap Terbentuk secara Bertahap.



4. GIRING KEDUA (Tahap fokus ke Betina) Setelah melalui pemanasan saat giring pertama baru pada saat Giringan kedua setelah Nelor dan angrem langkah selanjutnya Membawanya kelapak usahakan di saat Giring Lagi Bagus2 nya atau dua tiga hari lagi nelor alasanya agar tidak banyak menyita waktu itupun hanya di lob2 pendek 3 atau 5 meter dari betina hingga 100 atau 150 m secara bertahap menurut kemampuan

5. GIRING KE TIGA (Tahap Focus ke Lapak) Di giringan ini kita balu mengelob sdikit jauh bisa mencapai 150 m hingga 300 m adalah dengan terbang sendiri agar burung benar2 mengenal Lahan atau lapak dan tau arah jalan pulang

6. ENGKEL (Terbang sendirian) Di giringan ke empatpun kita masih menerbangkan sndirian hingga jarak 300 sampai 500 M dengan terbang sendirian burung terbang pada kemampuannya tidak di paksakan untuk mengejar gandeng yang hasilnya karena burung ga kuat mengimbangi lawan kemudian berusaha menahan dengan menekan lawan yg bisa lama kelamaan akan menjadi sifat buruk (nakal) gamau meninggi saat terbang. pada tahap ini bagi burung yg cerdas ada beberapa yg sudah bisa masuk Kolong di sengaja atau pun tidak dan dengan trbang sendirian si Piyik akan Tahu dan mengenali arah jalan pulang dan selalu datang pada arah/jalur pulangnya sendiri, kelak saat lomba tak terbawa oleh permainan lawan

7. TERBANG GANDENG Adalah tahap akhir pelatihan setelah kita rasa Piyik tersebut punya kemampuan untuk mengimbangi lawan carikan untulan agar burung tidak terlalu di porsir jangan dengan player lomba tapi sekiranya memang punya kemampuan tidak ada salahnya Sesekali di gandeng dengan player lomba untuk melihat Bakat dan karakternya Bagi Piyikan Yang beradaptasi dan masih Labil biasannya akan mengikuti setiap gerak gerik lawan Mainnya Hendaknya kita melatih dengan burung untulan yang rajin ngolong serta membimbing dan terbang alus anteng bagi burung berbakat banyak yg mampu ngolong baik di gandeng ataupun tidak Semoga metode2 di atas bisa berguna menilik terbatasnya sarana jadi tidak bisa mengulas panjang lebar atas Kekurangan dan kekeliruannya Mohon Di Tambah serta di Luruskan

Please follow and like us:

About The Author

Brohim Sayyid

Breeder Akas Pigeon Farm dan juga Owner group FB Merpati tinggi kolong mania.

Leave A Response