Tuesday 23rd October 2018,
Merpati.org

6 Tips memilih burung merpati dari tingkah lakunya

6 Tips memilih burung merpati dari tingkah lakunya

Memilih burung merpati dari tingkah laku memang sudah menjadi suatu keharusan bagi penggemarnya yang menginginkan mendapatkan burung bagus berkualitas.

berbagai cara dapat dilakukan baik dengan cara rabaan, melihat (cobaan=meski harga relatif tinggi) dan perasaan.

Dengan berbagai cara yang dapat dilakukan, sebenarnya dalam hal pemilihan merpati dapat dilakukan dengan cara melihat tingkah laku dan geraik dari burung yg kita pelihara.

bagi penggemar yang sudah terbiasa memilih merpatinya dengan cara perasaan, tentu akan lebih mudah dalam mempelajarinya dibandingkan dengan yang belum terbiasa memilih dg cara meraba.

Karena teknik pemilihan ini tdk memerlukan memegang burung melainkan hanya melihat.
cara seperti ini sebenarny lebih susah dibandingkan dengan cara meraba  dan akan dibutuhkan waktu yg lama dan mahal untuk mempelajarinya.

Akan tetapi bila kita mau menikmatinya tentu hal ini tidak akan menjadi soal.

6 Tips Memiilih burung merpati dari tingkah laku:

1. suara bulu sayap burung saat terbang naik/turun kandang
2. melihat cara turun burung dari kandang/kurungan
3. cara jalan
4. bentuk tubuh burung saat hinggap/berdiri
5. kewaspadaan burung
6. pergerakan ekor burung saat terbang dan bekur

1. Suara bulu sayap burung saat terbang




bila kita mau memperhatikan suara kepakan dari sayap burung merpati, tentu dari merpati yg satu dan lainnya akan berbeda. apa sebenarny yg membuat suara kepakan ini kian berbeda?

Memang suara kepakan dari burung yg sudah jadi/terbang tinggi dan belun jadi/msh latihan trnyta memang berbeda.

Apalagi dg burung merpati yg sama sekali belum latih terbang (umbaran) *kepakan sayap burung merpati yang sudah terbang akan terdengar lebih ringan.
Teratatak kira2 begitu bunyinya.

Kalau sudah terbang dan tinggi, di sela2 kepakannya ada suara sperti(wis.. wis..) sedangkan sayap burung merpati yg belum folsir terbang/jarang terbang akan terdengar lebih berat(tjeplak-tjeplak).

Memang kalau tanpa mengamati dg seksama dan berulang2 akan tampak susah membedakan suara kepakan ini.

2. Melihat cara turun burung dari kandang/kurungan

Saat kita belanja di pasar tentu akan banyak pedagang yang sibuk menawarkan merpati dagangannya.
Kalau saya saat membeli sering mengamati dari jarak yang agak jauh, melihat para pedagang menawarkan burung2 yg dijajakanny pada calon pembeli.

biasany burung ini (burung giring) akan diperlihatkan giringnya dengan cara betina di naik turunkan kurungan, inilah kesempatan kita menilai mental si burung tersebut.

kalau kita mau mengamati, cara turun burung dari kurungan itu akan bermacam-macam. Ada yg melompat dg mengepakkan sayap, ada yg langsung turun menjatuhkan tubuhnya (ada yg dg posisi kepala di depan, ada pula yang dadanya di depan).

Untuk mental burung,  burung yg menjatuhkan tubuhnyalah yg memiliki mental untuk turun. bukan merpati yg turun kurungan dg cara melompat dengan  mengepakkan sayapnya.

Akan tetapi cara itu hanya bisa di pakai untuk memperkirakan kemampuan mental turunnya, bukan kemampuanny untuk turun. karena untuk kemampuan turun masih diperlukan perangkat2 lain yg memadai(tulang leher,sapit urang,pinggang,dll)

3. Cara jalan




banyak dari penggemar burung merpati tidak lagi memperdulikan cara jalan dari burung merpati ini. memang cara jalan burung hanya bisa digunakan untuk memperkirakn malas dan tidakny burung,meski hanya sedikit orang yg mempercayai.

Semoga pendapat ini bisa sedikit bermanfaat bagi sesama penggemar yg menginginkan burung merpatiny adalah merpati yg rajin dan tidak malas terbang. saat burung berjalan, coba kita amati telapak kakiny napak(menyentuh tanah) atau tidak.

biasany burung merpati yg berjalan hanya menapakkan keempat jariny(tanpa telapak kakiny), akan mempunyai kemampuan terbang yg lebih panjang/lama dari pada burung yg menapakkan telapak kakiny saat berjalan.

anda tidak percaya? coba buktikan sendiri dg burung yg mempunyai segala baik pegangan dan lain2 yg sama.

dan perkiraan umur yg sama, latihan yg sama, pakan yg sama, dengan jalan yg berbeda seperti diatas. saat burung sudah sama2 jadi/hafal lapak/rumah, terbangkan burung berulang kali, dan burung mana yg mempu.

ketahanan terbang paling baik diantara keduanya? burung mana yg lebih dulu lelah/”ngenduk”/hinggap di sembarang tempat?

4. Bentuk Tubuh Saat Hinggap

Setelah melihat cara berjalan dari burung merpati, tidak salah bila kita melihat keunggulan burung merpati dari bentuk tubuhny saat berdiri.

burung yg berdiri terlihat punggung & pinggangny menyembul/ tampak “berpunuk” tentu akan memp kemampuan terbang dan turun yg berbeda dari burung yg memp bentuk tdk spt itu. biasany syp burung akan tampak menggantung.

bila kita melihat merpati dg bentuk tubuh spt itu, ada kemungkinan burung ini memp gaya terbang dg speed kencang, dan kemampuan turun yg patut diperhitungkan

5. Burung Yang Waspada

Saat burung kita lepas di luar kandang, bila kita mau memperhatikan tentu pandangan dan gerak-ik kepala burung merpati ini akan memp gaya yg berbeda.

Ada yg hny diam terlihat cuek dg keadaan sekitar, ada pula yg tampak waspada dan gesit mengikuti gerakan2 disekitarny, baik gerakan didekatny ataupun gerakan dari kejauhan.

burung dg tingkat kewaspadaan tinggi patut kita perhitungkan kemampuan penglihatanny.

6. Pergerakan Bulu Ekor Saat Bekur

Saat kita memilih burung merpati, baik di pasar maupun di peternak, tidal ada salahny kit a memperhatikan pergerakan bulu ekor merpati tsb saat bekur.

1 ekor burung saat bekur yang memp kecepatan “megar-mingkup”/ bulu2 ekorny merapat dg cepat (dilihat dari samping), biasany dimiliki oleh burung yg memp pinggang rapat.

Dan ini sangat mempengaruhi kemampuan turunny. II. ekor bururng yg selalu “megar”/terlihat jarak2 dari bulu ekorny (dilihat dari samping), Akan memp kemampuan turun yg kalah baik bila dibandingkan dg tipe pertama.

Bengkuk Ngaluk

Please follow and like us:

About The Author

Dona Fajar Pramudian

Praktisi permainan merpati tinggi dan ahli katuranggan merpati. Aktif menulis artikel bertema katuranggan dan juga penulis buku Memilih dan berdagang merpati tinggian ala Mr.bengkuk yang diterbitkan oleh Bin Rohabi Publishing

3 Comments

Leave A Response