Saturday , 25 October 2014
Berita Terbaru
[Liputan] Merpati Muntilan Berlomba di Ketinggian

[Liputan] Merpati Muntilan Berlomba di Ketinggian

Memelihara dan melombakan burung merpati, adalah kegemaran sebagian masyarakat Muntilan, Jawa Tengah. Mereka melombakan burung merpati andalannya, di tempat khusus. Harga burung merpati akan terus naik, seiring kemenangan yang diraihnya dalam lomba.

Muntilan, sebuah kota kecil dipinggiran Magelang, Jawa Tengah, termasuk kota yang akrab dengan kehadiran merpati. Memasuki kawasan pemukiman, bisa dijumpai bangunan bertingkat yang terkesan setengah jadi. Di lantai dua yang menyerupai panggung inilah, burung yang dikenal dengan nama dara ini, dikumpulkan untuk diadu dalam sebuah lomba yang disebut dengan lomba ketinggian.

Berbeda dari jenis lomba lainnya, dalam adu ketinggian tempat panggung ini, juga sekaligus menjadi tempat bertanding. Misalnya jika dalam lomba adu cepat, lokasi lomba bisa dilaksanakan dimana saja. Maka dalam adu ketinggian ini, kalau lokasi dipindahkan harus berlatih dari awal lagi. Hal itu, karena merpati terlatih untuk melalui rute yang sama terus menerus.

Pertandigan biasanya dimulai sekitar jam 4.00 WIB sore, antara panggung satu dengan panggung lain. Sayangnya, cuaca sore tengah kurang bersahabat saat itu. Hujan turun rintik-rintik, menjelang lomba akan dimulai. Untungnya, tidak lama kemudian hujan mereda, namun langit tampak suram. Jumlah penonton pun tidak sebanyak biasanya. Waluapun demikian, lomba tetap berlangsung.

Perlombaan dilakukan antara panggung yang satu dengan panggung lain. Merpati dilepas sekitar 6 kilometer dari panggung dan lomba dimulai ketika merpati sudah tampak di cakrawala. Yang menukik paling cepat dan tepat, ialah yang menang. Lomba berlangsung antar dua ekor merpati, dari panggung yang berlainan.

Suasana riuk muncul di kala pengawas memukul kentongan, tanda juara sudah diperoleh. Untuk pembuktiannya, suara kentongan direkam. Karena setiap panggung punya bunyi kentongan yang berbeda, maka biasanya tidak sulit menentukan juaranya.

Selintas, mungkin terkesan perlombaan ini sangat sederhana, namun sebetulnya dibalik itu ada persiapan dan latihan yang harus dilakukan. Bahkan pemilik merpati memerlukan seorang perawat khusus, yang disebut joki yang bertindak sebagai pelatih burung aduannya. Setiap pagi, burung-burung yang dianggap berpotensi untuk menang, dilatih bersamaan dengan burung yang baru.

Merpati yang diadu, dikenal dengan nama Merpati Jawa dan berkelamin jantan. Pelatihan dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan melepas dari jarak satu kilometer, yang kemudian secara bertahap ditingkatkan hingga 6 kilometer. Jalur yang ditempuh pun harus lurus dengan arah panggung, sebab jika tidak, merpati akan kesulitan menemukan jalan pulang.

Seorang joki, juga harus tahu batas kemampuan merpati yang dilatihnya. Seperti manusia, konon merpati pun punya sifat angin-anginan. Jika sudah datang malasnya, maka sang merpati harus diistirahatkan dahulu. Kesabaran memang merupakan salah satu modal utama, melatih burung lambang perdamaian ini.

Selain itu, joki juga harus tahu saat yang tepat mengepakan sayap betina untuk memancing merpati jantan, yang tengah terbang tinggi agar mau menukik ketitik sasaran di bawah.

Satu panggung, biasanya diisi lebih dari seorang pemilik burung. Mereka bekerja sama dalam hal biaya perawatan dan juga untuk mengupah joki. Keseluruhan biaya mencapai sekitar 2 juta rupiah setiap bulannya. Walaupun merpati juara bisa dijual dengan harga puluhan hingga ratusan juta rupiah, namun sulit dibilang apakah dari segi bisnis merpati pengikut lomba ketinggian ini, prospektif atau tidak. Karena sifat pertandingannya yang hanya mengenal satu lokasi, maka merpati yang sudah juara ditempat tersebut, belum tentu bisa juara ditempat lain.

Walaupun demikian, hal tersebut tidak menganggu keasyikan para penikmat lomba ini, untuk terus menyaksikan merpati-merpati beradu. Yang namanya hobi memang tidak bisa diperdebatkan. (Sup/Idh)

Sumber Liputan : http://www.indosiar.com

Sumber gambar : http://www.youtube.com/watch?v=LY_YyI84LAA

 

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top