Sunday 22nd January 2017,
Merpati.org

Kecepatan Terbang Merpati Pos

Kecepatan terbang Merpati Pos.

Kecepatan VS Ketahanan

Kecepatan terbang Merpati didalam latihan atau perlombaan selalu sama, yaitu dengan “KECEPATAN TERBANG NYAMAN”
( Comfortable Flight Velocity or CFV )

Merpati tak tahu kalau mereka sedang dalam perlombaan, juga tak tahu mereka ada dimana dan berapa jarak mereka dari rumah, jadi walaupun perlombaan ataupun latihan dan dalam jarak apapun, mereka akan terbang dengan “Kecepatan Terbang Nyaman”

Sebelum dibahas lebih lanjut, kita harus percaya dan mengerti dasar kecepatan terbang merpati.
Kita percaya dalam perlombaan kecepatan terbang merpati selalu dengan “Kecepatan Terbang Nyaman”.
Definisi “Kecepatan Terbang Nyaman” adalah : Di hari pertandingan, merpati terbang di dalam kondisi cuaca yang cerah, tak ada angin, temperature sedang tidak terlalu panas, juga dalam kondisi tak ada segala gangguan dari luar dan kecepatan terbangnya dalam kondisi sebelum timbulnya kelelahan.

Coba kita pikirkan, pada suatu hari yg cerah, kamu membawa burung ke jarak 50 km dari rumah dan melepaskan semua burung itu.
Selanjutnya apa yg terjadi ? Semua burung2 itu akan terbang dan berputar putar diudara sebentar, kemudian akan serentak menuju kearah rumah dan akhirnya tiba dirumah bersama sama.
Apakah kamu pernah terpikir kenapa bisa begitu?
Ada 3 kemungkinan ;
Kemungkinan semua merpati terbang dengan kecepatan yg sama, atau merpati yg terbangnya paling cepat sengaja memperlambat kecepatannya agar merpati yg lebih lambat dan rombongan bisa mengikuti ia, atau merpati yg terbang lebih cepat tetap sebagai pemimpin didepan sedangkan merpati yg tertinggal atau lebih lambat mengerahkan seluruh kekuatan terbangnya untuk mengikuti kecepatan pemimpin.

Sekarang kita membahas 3 kemungkinan ini.

1. Kemungkinan semua merpati terbang dengan kecepatan yg sama,
** Mengapa mereka mau terbang dengan cara ini?
2 orang lomba lari kecepatan pasti tidak sama; 2 ekor kuda, 2 ekor kijang waktu lari bersama kecepatannya juga pasti berbeda, demikian juga 2 ekor kura kura yg sedang jalan dan 2 ekor ikan yg sedang berenang kecepatan mereka pasti berbeda. Oleh karena itu apa mungkin 2 ekor merpati terbang dengan kecepatan yg sama? Kalau mereka bisa terbang dengan kecepatan yg sama, ini bener bener mustahil !

2. Merpati yg terbangnya paling cepat sengaja memperlambat kecepatannya agar merpati yg lebih lambat dan rombongan bisa mengikuti ia.
** Dari pengalaman, kita bisa melihat setelah merpati dilepaskan, sang Pemimpin akan terus terbang meninggalkan yang kurang sehat, yang mau bertelur atau yg terluka. Merpati yg tertinggal akan pulang ke rumah lebih lama. Jadi merpati yg menjadi pemimpin tak mungkin sengaja memperlambat kecepatan terbangnya agar menunggu temen2 mereka yg tertinggal walaupun ada pasangannya dibelakang, ia tetap tak akan memperlambat kecepatan terbangnya. Kesimpulan, merpati waktu terbang tak mungkin sengaja memperlambat kecepatannya agar temen2 mereka bisa mengikutinya.

3. Merpati yg terbang lebih cepat tetap sebagai pemimpin didepan sedangkan merpati yg lebih lambat mengerahkan seluruh kekuatan terbangnya untuk mengikuti kecepatan pemimpin.
** Ini adalah perkiraan yg mungkin paling bener.
Merpati adalah hewan yg suka berkumpul bersama, pasti semua hobbyist pernah melihat merpati pos selalu terbang bersama sama. Yg terbangnya lebih cepat menjadi pemimpin sedangkan yg tertinggal akan berusaha terbang lebih cepat dari biasanya untuk mengimbangi kecepatan pemimpin. Ini berarti merpati pemimpin terbang tidak dengan kecepatan maximum, tetapi dengan kecepatan terbang yg bagi ia bisa terbang lebih lama dan nyaman. Ini yg kami sebut dengan
“Kecepatan Terbang Nyaman”. Logika memberitahukan kita, merpati yg tertinggal akan terbang dengan kecepatan melebihi kecepatan Nyaman ia sendiri, untuk mengimbangi rombongan yg terbang lebih cepat.

Ada apa hubungannya dengan perlombaan kecepatan? (Speed Race)
Merpati terbang dalam latihan atau pertandingan di segala jarak akan tetap terbang dengan kecepatan nyaman. Merpati tak tahu kalau mereka terbang dalam perlombaan , juga tak tahu berapa jauh rumah mereka saat itu. Sebab itu diwaktu latihan atau perlombaan, dimana dan sejauh mana rumah mereka bahkan sejauh 1000 km, mereka akan tetap terbang dengan kecepatan nyaman, sampai mereka merasa lelah baru memperlambat kecepatan terbangnya.

Tentu saja kita tak tahu dalam penerbangan pulang kerumah merpati akan menemukan hal hal apa di jalan. Tapi setelah kami mengumpulkan data data juara selama 10 tahun dan membuatkan jadi grafik, kami menemukan Merpati yg juara akan mulai memperlambat kecepatan terbangnya setelah terbang sejauh 700 km. Dibawah 700 km, kenyataannya semua kecepatan sang Juara tidak banyak perbedaan.
Tentu saja harus diperkirakan semua kondisi cuaca sama pada hari perlombaan.
Ada 1 hal yg sangat lucu, kami menemukan bahwa diperlombaan jarak dekat dibawah 200 km, kecepatan sang Juara rata2 lebih lambat dari biasanya, ini ada kemungkinan merpati membutuhkan waktu yg sama lamanya untuk menentu arah. Walau jarak perlombaan lebih jauh tetapi waktu yg dibutuhkan untuk mencari arah sama.
Kita bisa membandingkan 5 menit untuk cari arah dengan perlombaan yg membutuhkan 2,5 jam penerbangan dan 5 menit untuk cari arah dengan perlombaan yg membutuhkan 5 jam terbang.

Jakarta, 5 Maret 2005
Henry Gunawan
Lang Lang Buana

Data dari Dr.Wim Peters
Dokter hewan yg sangat terkenal asal Afrika Selatan
Pengarang: Feed to Win, Fit to Win, Born to Win

Like this Article? Share it!

About The Author