Sunday 24th September 2017,
Merpati.org

12 Ciri merpati tinggian yang berkualitas

 

Memilih dan mendapatkan merpati tinggian yang berkualitas tentu sangat penting untuk lomba maupun untuk ternak. Memilih merpati tinggian yang bagus biasanya berasal dari induk yang juara/berprestasi. Dan tentu saja bakalan merpati seperti itu harganya tinggi. Apa lagi berasal dari Induk sudah sering juara di berbagai arena lomba dan sudah terkenal dimana, sudah punya nama.

Berbagai cara dapat dilakukan baik dengan cara meraba, melihat , dan perasaan. Nah, adapun cara memilih burung merpati tinggian yang berkualitas yang dilihat dari ciri fisiknya yaitu sebagai berikut.

Cara memilih merpati tinggian ini diambil dari berbagai nara sumber para penggemar burung merpati di daerah Berbah, karena penghobi burung merpati di berbah cukup banyak. Dan juga sering mengadakan lomba merpati tinggian maupun balap. Cara ini lebih difokuskan pada bentuk keseluruhan tubuh merpati itu sendiri. Dari kepala sampai telapak kaki. Dari bentuk tubuh tersebut akan dapat diketahui kualitas sifat dan karakter burung merpati. Kalau anda berhasil menemukan tubuh merpati sama dengan yang di sebutkan dibawah nanti dengan harga murah, berarti Anda sangat beruntung dan kemungkinan besar merpati tersebut berkualitas dan bakal calon juara. Tapi hal yang selanjutnya yang lebih penting adalah merawatnya dengan baik, mudah mudahan akan jadi juara.

BENTUK KEPALA

Pilihlah burung merpati yang mempunyai kepala besar dan dengan batok kepala depan lebih tinggi dari batok kepala belakangnya, atau Anda dapat memilih burung yang mempunyai derajat kemiringan antara pangkal hidung dengan atas batok kepala sebesaar 45- 60 derajat, jangan memilih yang derajat kemiringannya 90 derajat. Hal tersebut dikarenakan pada umumnya bentuk kepala  seperti tersebut dimiliki oleh burung yang hanya bagus turun atas kepala “tengah” seperti arah jam 12:00. Hal tersebut berbeda dengan bentuk kepala yang mempunyai kemiringan sebesar 45-60 derajat yang mana hal tersebut sangat OK turun dari arah manapun. Selain itu umumnya burung merpati dengan kepala seperti tersebut lebih cerdas khususnya dalam hal mengingat dibandingkan dengan yang lainnya.

MATA




Yang pertama cek kondisi mata terlebih dahulu dalam memilih burung merpati tinggian/kolong sebelum melihat/meraba yang lain. Perhatikan bagian pupil (bulat hitam ditengah). Pupil harus atau wajib merespon sinar matahari dengan cepat, mengecil ketika dihadapkan kearah matahari. Harus benar-benar mengecil , jangan hanya mengecil sedikit. Dan akan kembali normal dengan cepat ketika tidak diarahkan ke matahari. Segera tinggalkan merpati yang pupilnya kurang baik.

Selain itu, cari juga yang mempunyai cincin lingkar menempel pada biji mata, bisa warna hijau atau lainnya. Cari yang memiliki 2 warna mata, warnanya bisa kuning tua dengan kuning muda, merah muda dengan putih atau merah tua dengan hijau tua dll.Satu lagi, cari juga mata merpati dengan warna tengah lebih tenggelam dari warna luar. Dan untuk melihatnya tempatkan merpati pada area teduh atau  tidak kena sinar matahari langsung. Sedangkan kalau dilihat pada lokasi terang yaitu kena sinar matahari langsung maka kedua warna mata akan tergabung, terlihat seperti titik-titik warna menyatu.

Teliti melihat mata merpati tinggian sebelum membeli karena mata burung sangat menentukan pada saat terbang tinggi.

BENTUK PARUH





Pilihlah paruh yang berbentuk runcing pada ujungnya (merit), tidak terlalu besar dan tidak terlalu panjang. Pilihlah burung merpatib yang mempunyai panjang dari ujung hidung sampai ujung paruuh berjarak sedikit lebih pendek dari jarak pangkal hidung sampai batok kepala depan teratas.

JENIS BULU

Bulu merpati yang sehat akan terlihat berkilauan pada saat terkena sinar matahari langsung. Untuk bulu basah/kering rasanya tidak masalah karena kami pernah mempunyai merpati dengan bulu basah & kering yang menjadi juara. Ujung bulu/lar merpati tinggian pada umumnya membulat, tidak lancip-lancip. Dari pengalaman kami, merpati yang mempunyai 4 lar terluar dengan selisih panjang mencolok dari lar lainnya akan stabil terbang tinggi.

LEHER

Pilihlah merpati yang mempunyai leher yang kuat,  jangan terlalu panjang , pilih burung yang tulang lehernya kuat, tegak, kencang dan mendongak keatas (khususnya pada saat burung tersebut memperhatikan ke atas, akan tetapi akan kembali mengendur atau menekuk seperti semula. Hal tersebut dikarenakan leher yang selalu tegak akan terkesan kaku, dan kualitas “metal” kalah fleksibel dibandingkan dengan tipe tulang leher yang tadi disebutkan. Selain itu, Anda bisa memillih burung merpati panjang lehernya yang sedikit lebih pendek dari tulang dadanya.

POSTUR TUBUH

Merpati tinggian yang baik memiliki postur tubuh “njantung” (berbentuk seperti jantung pisang) dan daging yang enak dipegang/lentur agar dapat manuver sekali jadi dari ketinggian ketika digeber oleh betinanya. Biasanya merpati-merpati yang berani terjun dari ketinggian apabila dipegang akan terasa berat didepan.

BENTUK HIDUNG

1. Hidung yang baik adalah besar, panjang, menggembung tapi bukan turunan prambon Merpati Pos.  Hidung merpati bentuk seperti tersebut jika warna kapur pekat, pangkal hidung bagian bawah menjorok kebelakang ini salah satu merpati unggul, meskipun masih ada ciri lain dari ini.
2. Bentuk hidung yang bagus juga, besar, panjang, melekat ke paruh kalau Merpati Prambon. Hidung seperti ini kalau warna kapur pekat akan terlihat garis-garis samar sejajar warna merah pada seluruh hidung dan pangkal hidung bawah menjorok kebelakang.
3. Bentuk hidung kecil, menggembung strain jawa, jawa sungut atau jawa deles. Hidung begini warna kapur pekat, pangkal hidung bawah menjorok kebelakang. Ini salah satu ciri merpati unggul.

BENTUK SAYAP

Seperti yang Anda ketahui bahwa sayap merupakan sarana utama burung untuk terbang. Oleh karena hal tersebut , maka Anda harus benar- benar memilih sayap burung yang terbaik. Adapun cara menentukan sayap burung tersebut baik yaitu sebagai berikut

Bahu sayap burung merpati tersebut harus kuat dan lentur atau tidak kaku. Ada juga bentuk yang lain se;perti bahu sayap burung tersebut tebal bulat, pendek berotot dan ada juga yang berbentuk pipih , lebar dan berotot

Bulu sayap tebal kencang dan tidak bergelombang. Kemudian Anda pun bisa memilih bulu sayap yang lebar  (landing) rapat jarak satu bulu yang satu bulu dengan yang lainnya, ujung bulunya berbentuk runcing.

Tulang bulu sayap burung merpati tersebut berukuran besar kuat dan sedikit lentur pada ujung bulunya.anda juga bisa memilih burung merpati yang memiliki sayap sedikit terlihat “mekongkong” pada saat dipegang. Anda jangan memilih burung merpati yang memiliki sayap merapat ke badan. Hal tersebut dikarenakan kualitas turunnya akan lebih kencang yang mempunyai sayap agak “mekongkong” tersebut.

BENTUK DADA

Cari bentuk dada seperti huruf V dilihat dari depan. Kalau bentuk dada seperti V biasanya merpati cepat turun dari arah mana saja, Dan jangan pilih dada merpati tinggian yang berbentuk huruf O atau datar.

Cari tulang dada merpati tinggian sedikit lebih panjang dari telunjuk orang dewasa atau sama.


Besar kecil dan jarak pinggang merpati juga berpengaruh pada kestabilan terbang. Pinggang jarak renggang dari badan akan membuat burung tidak memiliki keseimbangan yang bagus. Pada saat turun lambat atau turun berbelok separuh jalan atau tidak ada rem.Untuk itu pilih jarak pinggang dengan badan rapat, baik pinggang besar atau kecil. Burung merpati seperti ini biasanya turun cepat.

BENTUK EKOR

Ketebalan dan bentuk ekor pada saat Anda memegangnya tentu akan bermacam- macam rasanya. Namun dari sinilah Anda sebenarnya dapat mengira- ngira daya dan gaya turun dari burung merpati tersebut. oleh karena itu, pilihlah burung merpati yang memiliki bulu ekor yang rapat, tebal  (tebal disini haruslah disesuaikan dengan pegangan burung ) dan panjang. Namun dengan pemilihan dan pembelajaran yang berulang- ulang , kelak Anda akan mudah membedakan ukuran ekor burung yang sesuai .

BENTUK KAKI

Pilih kaki yang terlihat kering mbesik dan panjang. Ada yang bilang juga, tanda kaki yang bagus kalau lagi dipegang kakinya akan mendorong ke belakang sejajar dengan ekor.

SUPIT UDANG

Kerangka tulang merpati yang kokoh dapat diraba dari tulang supitnya. Banyak merpati juara dengan stut keras dan tidak kapokan ditunjang oleh tulang supit yang keras, yang menggambarkan merpati tersebut memiliki tulang yang kokoh dan kuat.

Like this Article? Share it!

About The Author

Breeder Platinum Pigeon Farm, Praktisi permainan merpati kolongan di Jakarta, Aktif bermain dibeberapa kolongan seputaran jakarta dan bekasi. Selain aktif dilapangan juga aktif menulis artikel tentang Permainan merpati. CP: 085693466021